Siswa telah mendapatkan pembinaan secara bertahap melalui pendekatan persuasif dan edukatif. Pembinaan diawali dengan pemanggilan dan dialog pribadi untuk menggali penyebab terjadinya permasalahan serta memberikan pemahaman mengenai dampak perilaku yang dilakukan, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekolah. Dalam proses tersebut, siswa menunjukkan sikap kooperatif dan bersedia menyampaikan kendala yang dihadapi.
Selanjutnya, guru memberikan arahan, nasihat, serta penegasan mengenai tata tertib sekolah dan tanggung jawab siswa sebagai peserta didik. Siswa juga diberikan kesempatan untuk memperbaiki perilaku dengan membuat komitmen tertulis untuk tidak mengulangi pelanggaran yang sama. Pihak sekolah akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan guna memastikan adanya perubahan sikap dan perilaku ke arah yang lebih positif.


