Supervisi oleh Kepala Sekolah

Kepala sekolah melaksanakan kegiatan supervisi akademik sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pembelajaran di sekolah. Kegiatan ini dilakukan secara terencana dan berkesinambungan dengan tujuan untuk memantau serta meningkatkan kinerja guru dalam proses belajar mengajar.

Supervisi diawali dengan perencanaan yang matang, di mana kepala sekolah menyusun jadwal supervisi serta menentukan aspek-aspek yang akan diamati, seperti perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran di kelas, serta evaluasi hasil belajar siswa. Guru yang akan disupervisi terlebih dahulu diberi informasi agar dapat mempersiapkan perangkat pembelajaran dengan baik.

Pada tahap pelaksanaan, kepala sekolah melakukan observasi langsung di dalam kelas saat guru mengajar. Selama kegiatan berlangsung, kepala sekolah memperhatikan berbagai hal, antara lain keterampilan guru dalam membuka pelajaran, penyampaian materi, penggunaan metode dan media pembelajaran, pengelolaan kelas, serta interaksi antara guru dan siswa.

Setelah observasi, kepala sekolah melaksanakan tindak lanjut berupa diskusi atau umpan balik dengan guru yang bersangkutan. Dalam sesi ini, kepala sekolah menyampaikan apresiasi atas hal-hal yang sudah baik serta memberikan saran perbaikan secara konstruktif terhadap aspek yang masih perlu ditingkatkan. Diskusi dilakukan secara terbuka dan bersifat membina, sehingga guru merasa didukung untuk terus berkembang.

Melalui kegiatan supervisi ini, diharapkan kualitas pembelajaran di sekolah semakin meningkat, guru menjadi lebih profesional, dan pada akhirnya berdampak positif terhadap hasil belajar siswa.

Home visit kerumah siswa

Pada hari Senin, 15 Januari 2026, guru wali kelas melakukan kegiatan home visit ke rumah salah satu siswi bernama Tri Amelia kelas XI yang beralamat di pulau buluh. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian sekolah terhadap kurangnya kehadiran siswa serta perkembangan belajar siswa sekaligus untuk menjalin komunikasi yang lebih baik antara pihak sekolah dan orang tua.

Setibanya di rumah siswa, guru disambut dengan baik oleh orang tua. Dalam kesempatan tersebut, guru menyampaikan perkembangan akademik di sekolah, termasuk kelebihan yang dimiliki serta beberapa hal yang masih perlu ditingkatkan, seperti kedisiplinan dalam mengerjakan tugas dan keaktifan di kelas.

Orang tua memberikan respon positif dan menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi anak selama belajar di rumah, Diskusi pun berjalan dua arah, di mana guru juga memberikan beberapa saran dan strategi yang dapat diterapkan orang tua untuk mendukung proses belajar anak di rumah.

Kegiatan home visit ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk terus menjalin komunikasi secara rutin demi mendukung perkembangan belajar dan karakter Tri ke arah yang lebih baik. Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antara sekolah dan orang tua dapat semakin kuat.

Memperingati Hari R.A Kartini

Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April, sekolah kami mengadakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mengenang jasa R.A. Kartini sebagai pelopor emansipasi wanita di Indonesia. Berbagai kegiatan perlombaan yang diikuti oleh siswa-siswi dari berbagai kelas. Di antaranya adalah lomba fashion show, lomba tata rias bertema emansipasi wanita, serta lomba membaca puisi karya R.A. Kartini. Para peserta tampil dengan penuh percaya diri dan kreativitas, mencerminkan semangat Kartini masa kini.

Tidak hanya itu, diadakan pula kegiatan bazar kelas menawarkan berbagai macam makanan khas daerah. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

Melalui peringatan Hari Kartini ini, diharapkan seluruh siswa dapat mengambil hikmah dan terus bersemangat dalam belajar, serta menghargai peran perempuan dalam kehidupan sehari-hari. Semangat Kartini hendaknya terus hidup dalam diri generasi muda Indonesia.

Kegiatan rutin apel pagi dan cek kerapian

Kegiatan rutin apel pagi dan cek kerapian siswa dilaksanakan setiap hari sebelum proses pembelajaran dimulai. Seluruh siswa berkumpul di lapangan sekolah dengan tertib dan tepat waktu untuk mengikuti apel pagi. Kegiatan ini dimulai dengan menyiapkan siswa dan cek kehadiran siswa serta penyampaian amanat dari pembina apel yang berisi motivasi, informasi, dan penegasan tata tertib sekolah.

Setelah apel pagi selesai, dilanjutkan dengan kegiatan pengecekan kerapian siswa oleh guru atau petugas piket. Pengecekan meliputi kerapian seragam, kelengkapan atribut sekolah, kebersihan diri, serta kerapian rambut dan kuku. Siswa yang belum memenuhi ketentuan diberikan arahan dan pembinaan agar dapat memperbaiki diri.

Melalui kegiatan rutin ini, diharapkan siswa dapat menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta membiasakan diri untuk selalu menjaga kerapian dan kebersihan. Selain itu, apel pagi juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan dan membangun semangat belajar siswa sebelum memasuki kegiatan pembelajaran di kelas.

Pertemuan pertama setelah liburan

Setelah melewati masa libur Lebaran yang penuh kehangatan dan kebersamaan, suasana pembelajaran di kelas kembali hidup dengan nuansa yang berbeda. Hari pertama masuk sekolah diawali dengan wajah-wajah ceria para siswa yang saling berbagi cerita tentang pengalaman mereka selama liburan鈥攎ulai dari mudik ke kampung halaman, berkumpul bersama keluarga besar, hingga momen sederhana yang penuh makna.

pertemuan pertama dilakukan kegiatan apel pagi serta karena masih suasana lebaran dilanjutkan acara mafa-maafan antara peserta didik dengan guru. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan persiapan pembelajaran yang akan dilaksanakan.