TEST PSIKOTEST

Pelaksanaan tes psikotes kelas E dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan pendukung untuk memperoleh gambaran mengenai karakteristik, potensi, minat, serta kemampuan siswa. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas E dengan didampingi oleh guru selama proses pelaksanaan.

Sebelum tes dimulai, siswa diberikan pengarahan mengenai tata cara pengerjaan, ketentuan selama mengikuti tes, serta pentingnya mengerjakan setiap instruksi dengan jujur dan sungguh-sungguh. Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti setiap tahapan psikotes dengan tertib dan sesuai dengan arahan yang diberikan.

Hasil psikotes diharapkan dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi pihak sekolah dan guru dalam memahami karakteristik serta kebutuhan siswa, sehingga dapat memberikan pendampingan dan layanan pendidikan yang lebih sesuai. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar hingga seluruh rangkaian tes selesai dilaksanakan.

HOME VISIT

Kegiatan home visit dilaksanakan sebagai salah satu bentuk perhatian dan pendampingan sekolah terhadap kondisi siswa. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui keadaan siswa secara lebih dekat, baik dari segi pendidikan, lingkungan keluarga, maupun kondisi sosial yang dapat memengaruhi proses belajar siswa di sekolah.

Dalam pelaksanaannya, guru mengunjungi rumah siswa dan berdialog dengan siswa serta orang tua/wali. Pada kesempatan tersebut, guru menyampaikan perkembangan siswa di sekolah, termasuk kehadiran, kedisiplinan, sikap, serta perkembangan belajar. Guru juga memberikan kesempatan kepada orang tua untuk menyampaikan informasi, kendala, maupun hal-hal yang perlu mendapat perhatian bersama.

Melalui kegiatan home visit, diharapkan terjalin komunikasi dan kerja sama yang lebih baik antara pihak sekolah dan keluarga. Hasil kunjungan selanjutnya menjadi bahan bagi guru dalam memberikan pendampingan dan tindak lanjut yang sesuai dengan kebutuhan siswa, sehingga siswa dapat belajar dan berkembang secara optimal.

UPACARA HUT KEPRI Ke-24

Pada tanggal 24 september 2026 dilakukan upacara peringatan hari lahirnya Provinsi Kepulauan Riau yang ke-24. Upacara ini berlangsung semarak dengan mengenakan baju melayu berwarna-warni yang sarat dengan kearifan.

Yang lelaki mengenakan maju Melayu cekak musang, dengan celana panjang yang serasi dengan atasan. Kain samping/sampin, elemen kunci dari pakaian Melayu resmi melilit di pinggang.

Ada motif tenun songket yang kaya, menampilkan pola geometris atau bunga-bunga dengan benang emas atau perak. Ada juga yang menggunakan motif polos atau corak yang lebih sederhana. Lebih lengkap, mereka memakai tanjak.

Sementara yang merempuan memakai baju kurung moden atau Kedah. Atasan ini panjang hingga pinggul atau lutut, berlengan panjang, dan memiliki potongan yang longgar namun rapi, dipadu bawahan kain sarung atau rok panjang yang serasi dengan atasan, dengan lipatan atau plisket yang rapi. Hampir semua memakai hijab atau kerudung.

Para peserta didik, baik pria maupun wanita, tampak anggun dan berwibawa. bersatu dalam rumpun budaya Melayu. Semua peserta mengikuti rangkaian upacara dengan khidmat, namun tetap memancarkan energi positif dan keceriaan menyambut hari jadi provinsi Kepri.