Jum’at 1 Agustus 2025
















Sarapan memberikan tubuh “bahan bakar” setelah tidur semalaman. Tanpa sarapan, tubuh bekerja dalam kondisi kosong. Ini menyebabkan kadar gula darah menurun, yang bisa membuat seseorang lemas, sulit fokus, bahkan cepat marah. Bagi pelajar, ini berarti menurunnya kemampuan berpikir, mengingat, dan memahami pelajaran.
Menurut Kementerian Kesehatan RI dan berbagai penelitian internasional, anak-anak yang rutin sarapan menunjukkan performa akademik yang lebih baik dibanding mereka yang tidak. Mereka juga lebih aktif, tidak mudah mengantuk di kelas, serta memiliki suasana hati yang lebih stabil.
