Pelaksanaan upacara bendera perdana dalam memasuki awal semester genap tahun ajaran 2025-2026 pada tanggal 5 Januari 2026 di kampus tercinta SMA Negeri 11 Batam. Pelaksanaan upacara berlangsung dengan khitmat dan semangat yang bergelora dari peserta didik yang bertindak selaku pembina upacara adalah kepala sekolah bapak Gatot Handoko, S.Pd, M.M dan diikuti oleh semua guru dan tenaga kependidikan SMA Negeri 11 Batam.
kegiatan Senam Ceria 7 Pola Hidup Sehat dilaksanakan dengan penuh semangat dan antusiasme. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan sebagai upaya menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini. Senam dimulai pada pagi hari agar tubuh lebih segar dan siap mengikuti aktivitas belajar. Pelaksanaan senam dipandu oleh instruktur di lapangan sekolah dengan iringan musik yang ceria dan energik. Gerakan senam disesuaikan dengan 7 Pola Hidup Sehat, yaitu menjaga kebersihan diri, rajin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, istirahat yang cukup, menjaga kebersihan lingkungan, minum air putih yang cukup, serta menjaga kesehatan mental. Setiap gerakan dilakukan secara sederhana dan menyenangkan sehingga mudah diikuti oleh seluruh peserta. Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat aktif dan gembira mengikuti setiap gerakan. Senam ceria ini tidak hanya melatih kebugaran jasmani, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan, disiplin, dan kesadaran akan pentingnya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Setelah kegiatan senam selesai, peserta kembali ke kelas dengan tubuh yang segar dan semangat belajar yang meningkat.
Melalui kegiatan Senam Ceria 7 Pola Hidup Sehat, diharapkan seluruh warga sekolah dapat menerapkan pola hidup sehat secara konsisten demi terciptanya lingkungan sekolah yang sehat, aktif, dan positif.
Acara dibuka oleh ketua sidang dengan memberikan penjelasan mengenai tata tertib sidang dan alur kegiatan.ada sesi presentasi, peserta menjelaskan latar belakang projek, tujuan, metode pelaksanaan, hasil yang diperoleh, serta kesimpulan dan saran pengembangan.Setelah presentasi selesai, sidang dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para penguji memberikan beberapa pertanyaan terkait isi projek, teknik penyusunan, proses pelaksanaan, serta pemahaman peserta terhadap materi yang disajikan.
projek ini merupakan salah satu bentuk pembelajaran kewirarausahan dan kerjasama secara kelompok projek. Projek ini juga salah satu syarat untuk mengikuti Ujian Sekolah.
Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil di SMAN 11 batam yang dilaksanakan dari tanggal 1 s/d 5 desember tahun 2025 pada kesemua jenjang dari Fase E, Fase F dan kelas XII .
Pada hari pertama, peserta didik sudah tampak hadir tepat waktu dan mengikuti pengarahan singkat dari panitia ujian. Setiap ruang ujian telah dipersiapkan sesuai ketentuan, mulai dari pengaturan tempat duduk, daftar hadir, hingga perlengkapan administrasi lainnya. Pengawas ruang memastikan proses ujian berlangsung sesuai prosedur serta menjaga suasana tetap nyaman.
Selama pelaksanaan PAS, siswa terlihat serius dalam mengerjakan soal yang mencakup seluruh mata pelajaran pada semester ganjil. Panitia ujian secara rutin melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada kendala teknis maupun non-teknis, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan optimal.
Kegiatan observasi dan pendampingan oleh pengawas sekolah hari ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan pembelajaran bersama serta memastikan setiap proses berjalan sesuai standar. Dalam kunjungan ini, pengawas melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan pembelajaran di kelas, mulai dari perencanaan, proses, hingga evaluasi yang dilakukan oleh guru.
Observasi dilakukan dengan pendekatan yang konstruktif dan kolaboratif. Pengawas tidak hanya mencatat hal-hal yang perlu diperbaiki, tetapi juga memberikan apresiasi terhadap praktik-praktik baik yang sudah berjalan. Selama kegiatan pendampingan, pengawas berdialog bersama guru untuk membahas strategi pembelajaran, penggunaan media, pengelolaan kelas, serta cara-cara meningkatkan keterlibatan
Selain itu, pengawas memberikan umpan balik yang bersifat membangun, sehingga guru dapat mengembangkan kompetensinya secara berkelanjutan. Pendampingan ini menjadi ruang bagi guru untuk mendapatkan bimbingan profesional sekaligus mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.