SMA Negeri 11 Gelar Yasinan Rutin Setiap Jumat Pagi

Batam – SMA Negeri 11 Batam kembali melaksanakan kegiatan Yasinan Rutin pada Jumat (8/8/2025) pagi di halaman sekolah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf sekolah, sebagai bentuk pembinaan rohani sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga sekolah.

Dipandu oleh guru Pendidikan Agama Islam, kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin secara bersama-sama, dilanjutkan doa bersama untuk keselamatan, kesehatan, dan kelancaran proses belajar mengajar di SMA Negeri 11 Batam.

Kepala SMA Negeri 11 Batam, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial di kalangan siswa.

“Semoga kegiatan ini menjadi amalan yang membawa keberkahan, baik untuk pribadi maupun untuk lingkungan sekolah,” ujarnya.

Dengan suasana yang khidmat, seluruh peserta tampak antusias mengikuti jalannya acara. SMA Negeri 11 Batam berkomitmen untuk terus melestarikan kegiatan keagamaan ini sebagai salah satu program unggulan sekolah.

Sarapan Pagi Sehat: Kunci Semangat dan Prestasi Pelajar

Jum’at 1 Agustus 2025

Sarapan memberikan tubuh “bahan bakar” setelah tidur semalaman. Tanpa sarapan, tubuh bekerja dalam kondisi kosong. Ini menyebabkan kadar gula darah menurun, yang bisa membuat seseorang lemas, sulit fokus, bahkan cepat marah. Bagi pelajar, ini berarti menurunnya kemampuan berpikir, mengingat, dan memahami pelajaran.

Menurut Kementerian Kesehatan RI dan berbagai penelitian internasional, anak-anak yang rutin sarapan menunjukkan performa akademik yang lebih baik dibanding mereka yang tidak. Mereka juga lebih aktif, tidak mudah mengantuk di kelas, serta memiliki suasana hati yang lebih stabil.

Menembus Batas dari Pulau: Erika dan Diva, Siswi SMAN 11 Batam Lolos O2SN ke Tingkat Provinsi

Di balik semilir angin laut dan debur ombak yang mengiringi perjalanan menuju sekolah, dua siswi hebat dari SMAN 11 Batam membuktikan bahwa semangat dan tekad kuat mampu mengalahkan segala keterbatasan. Mereka adalah Erika Novianti dan Diva Mariani, siswa asal daerah kepulauan yang sukses menembus kompetisi sains O2SN hingga ke tingkat Provinsi.

Setiap hari, Erika dan Diva harus menempuh perjalanan yang penuh tantangan untuk bersekolah, mulai dari menyusuri jalur laut hingga menghadapi segala keterbatasan fasilitas di daerah mereka. Namun hal itu tak pernah menjadi alasan untuk menyerah. Justru, dari perjuangan itulah tumbuh kekuatan dan keteguhan hati untuk terus berprestasi.

Prestasi mereka adalah hasil dari kerja keras, semangat pantang menyerah, dan tentunya dukungan dari guru pembimbing yang luar biasa

Bapak Rahmat S.Si Beliau tak pernah lelah membina, membimbing, dan meyakinkan anak-anak pulau bahwa mereka mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

“Kami bangga dengan Erika dan Diva. Mereka tidak hanya membawa nama sekolah, tapi juga semangat anak-anak pulau yang ingin maju dan menginspirasi Indonesia

Kini Erika dan Diva tengah bersiap menghadapi tantangan di tingkat provinsi. Harapan besar dititipkan di pundak mereka, tidak hanya untuk meraih medali, tetapi juga untuk menjadi simbol semangat bahwa dari pulau terpencil pun, bintang-bintang masa depan bisa bersinar terang.

Tak kalah penting adalah peran Kepala SMAN 11 Batam Bapak GATOT HANDOKO S.Pd M.M

yang terus mendorong budaya prestasi di lingkungan sekolah, khususnya bagi siswa-siswi di wilayah kepulauan. Di bawah kepemimpinan beliau, semangat kompetisi dan semangat percaya diri terus ditanamkan kepada seluruh siswa, tanpa memandang latar belakang atau lokasi tempat tinggal.

“Kami sangat bangga dengan Erika dan Diva. Keberhasilan ini adalah bukti bahwa anak-anak dari pulau pun mampu bersaing di tingkat tinggi jika diberi kesempatan dan bimbingan yang tepat,” ujar Pak Gatot Handoko penuh bangga.

Kini Erika dan Diva tengah bersiap menghadapi tantangan di tingkat provinsi. Harapan besar dititipkan di pundak mereka, tidak hanya untuk meraih medali, tetapi juga untuk menjadi simbol semangat bahwa dari pulau terpencil pun, bintang-bintang masa depan bisa bersinar terang.