Pelaksanaan PAS Ganjil

Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil di SMAN 11 batam yang dilaksanakan dari tanggal 1 s/d 5 desember tahun 2025 pada kesemua jenjang dari Fase E, Fase F dan kelas XII .

Pada hari pertama, peserta didik sudah tampak hadir tepat waktu dan mengikuti pengarahan singkat dari panitia ujian. Setiap ruang ujian telah dipersiapkan sesuai ketentuan, mulai dari pengaturan tempat duduk, daftar hadir, hingga perlengkapan administrasi lainnya. Pengawas ruang memastikan proses ujian berlangsung sesuai prosedur serta menjaga suasana tetap nyaman.

Selama pelaksanaan PAS, siswa terlihat serius dalam mengerjakan soal yang mencakup seluruh mata pelajaran pada semester ganjil. Panitia ujian secara rutin melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada kendala teknis maupun non-teknis, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan optimal.

Observasi dan Pendampingan dari pengawas ibu Lili Rosmawati, M.Pd

Kegiatan observasi dan pendampingan oleh pengawas sekolah hari ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan pembelajaran bersama serta memastikan setiap proses berjalan sesuai standar. Dalam kunjungan ini, pengawas melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan pembelajaran di kelas, mulai dari perencanaan, proses, hingga evaluasi yang dilakukan oleh guru.

Observasi dilakukan dengan pendekatan yang konstruktif dan kolaboratif. Pengawas tidak hanya mencatat hal-hal yang perlu diperbaiki, tetapi juga memberikan apresiasi terhadap praktik-praktik baik yang sudah berjalan. Selama kegiatan pendampingan, pengawas berdialog bersama guru untuk membahas strategi pembelajaran, penggunaan media, pengelolaan kelas, serta cara-cara meningkatkan keterlibatan

Selain itu, pengawas memberikan umpan balik yang bersifat membangun, sehingga guru dapat mengembangkan kompetensinya secara berkelanjutan. Pendampingan ini menjadi ruang bagi guru untuk mendapatkan bimbingan profesional sekaligus mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

Memperingati HUT PGRI dan HGN tahun 2025

Hari ini, kita memperingati Hari PGRI鈥攕ebuah momen istimewa untuk memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru, pendidik, dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia. Mereka adalah pelita dalam kegelapan, penuntun yang tak pernah lelah membuka jalan bagi masa depan bangsa.

Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, para guru tetap hadir dengan dedikasi, kesabaran, dan ketulusan. Mereka tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menanamkan nilai, membentuk karakter, serta menumbuhkan mimpi-mimpi besar dalam diri setiap anak bangsa. Keikhlasan mereka menjadi fondasi kuat bagi lahirnya generasi yang cerdas, berbudaya, dan berdaya saing.

Peringatan Hari PGRI bukan sekedar seremoni, tetapi mengingatkan bahwa ilmu yang kita miliki hari ini tumbuh dari tangan-tangan penuh kasih. Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, yang kiprahnya akan selalu dikenang

Pemeriksaan dari BPKP rehab

Dalam rangka memastikan akuntabilitas dan ketepatan pelaksanaan program rehabilitasi, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah melaksanakan pemeriksaan atas kegiatan rehabilitasi yang dilaksanakan oleh instansi terkait. Pemeriksaan dilakukan untuk menilai kesesuaian proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban anggaran

Kegiatan pemeriksaan dimulai dengan pengawasan, wawancara dengan pihak-pihak tertentu

Selanjutnya, tim BPKP melakukan observasi untuk memverivikasi lapangan

Praktek Mata pelajaran Prakarya dengan topik ” pengolahan makanan khas daerah yang berasal dari

Pada pembelajaran Prakarya dengan topik Masakan Tradisional , peserta didik diajak untuk mengenal, memahami, dan mempraktis. Kegiatan dimulai dengan pengenalan konsep, selanjutnya peserta didik bekerja dalam kelompok untuk merencanakan dan membuat satu jenis masakan tradisional pilihan. Melalui pembelajaran ini, peserta didik tidak hanya memperoleh keterampilan memasak, tetapi juga memahami kekayaan budaya Indonesia serta berkontribusi melestarikan resep tradisional sebagai warisan bangsa. Dengan demikian, praktik pembelajaran masakan tradisional dalam mata pelajaran Prakarya menjadi pengalaman bermakna yang memadukan aspek pengetahuan, keterampilan, pelestarian kebudayaan daerah.