Pada tanggal 24 september 2026 dilakukan upacara peringatan hari lahirnya Provinsi Kepulauan Riau yang ke-24. Upacara ini berlangsung semarak dengan mengenakan baju melayu berwarna-warni yang sarat dengan kearifan.
Yang lelaki mengenakan maju Melayu cekak musang, dengan celana panjang yang serasi dengan atasan. Kain samping/sampin, elemen kunci dari pakaian Melayu resmi melilit di pinggang.
Ada motif tenun songket yang kaya, menampilkan pola geometris atau bunga-bunga dengan benang emas atau perak. Ada juga yang menggunakan motif polos atau corak yang lebih sederhana. Lebih lengkap, mereka memakai tanjak.
Sementara yang merempuan memakai baju kurung moden atau Kedah. Atasan ini panjang hingga pinggul atau lutut, berlengan panjang, dan memiliki potongan yang longgar namun rapi, dipadu bawahan kain sarung atau rok panjang yang serasi dengan atasan, dengan lipatan atau plisket yang rapi. Hampir semua memakai hijab atau kerudung.
Para peserta didik, baik pria maupun wanita, tampak anggun dan berwibawa. bersatu dalam rumpun budaya Melayu. Semua peserta mengikuti rangkaian upacara dengan khidmat, namun tetap memancarkan energi positif dan keceriaan menyambut hari jadi provinsi Kepri.



