SMAN 11 Batam Terapkan UNBK

Satu-satunya Sekolah di Pulau Dipercaya Disdik

BATAM (HK) – Tahun ini SMAN 11 Batam akan menggelar ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Sekolah ini merupakan satu-satunya sekolah di pulau yang dipercaya Dinas Pendidikan (Disdik) menggelar UNBK dengan menumpang di SMKN 5 Batam. Untuk menguji kesiapan siswa mengerjakan soal lewat UNBK ini, beberapa minggu lalu telah menggelar simulasi, dan hasilnya cukup memuaskan berjalan lancar.
“Saat melakukan simulasi UNBK di SMKN 5 Batam kemarin berjalan lancar, siswa bisa mengerjakan soal dengan baik dan tidak bermasalah dengan komputer. Meski dari hasil soal simulasi yang dikerjakan siswa kurang begitu memuaskan, tapi kami pikir karena baru pertama kami wajar saja,” ujar Kepala Sekolah SMAN 11 Batam, Dra Sumiati kepada Haluan Kepri, Senin (27/2).

Menurutnya, ketika Disdik menunjuk SMAN 11 Batam menjadi peserta UNBK, maka sebelum dilakukan simulasi, terlebih dahulu siswa dilatih cara mengerjakan soal oleh guru IT di sekolah melalui laptop yang dipasang lewat proyektor di dalam kelas. Maka dari itu saat simulasi UNBK digelar, siswa lacar karena telah memiliki dasar tata cara mengisi data peserta dan mengerjakan soal lewat komputer.

Dengan kata lain, lanjut Sumiati, bahwa sesungguhnya SMAN 11 Batam ini mampu menggelar UNBK secara mandiri. Hanya saja saat ini masih terkendala sarana dan prasarana, baik itu perangkat komputer, jaringan internet maupun daya listrik yang kurang stabil. “Komputer kita miliki 13 unit, namun hanya 6 saja yang aktif. Itupun komputer lama yang speed-nya masih rendah. Minimal kalau jumlah peserta UNBK kita 49 siswa, tentunya minimal harus ada 20 unit komputer. Itupun harus dilakukan dengan dua sesi. Begitu pula untuk akses internet kita miliki kurang bagus, dan daya listrik masih mengunakan ginset swasta. Meski sudah ada PLN, tapi hidupnya hanya sore dari jam 17.00 WIB hingga jam 5.00 pagi,” jelas Sumiati panjang lebar.

Namun demikian Sumiati memiliki keinginan untuk UNBK mendatang sekolahnya bisa menggelar UNBK secara mandiri. Maka dari itu, ia berharap dukungan semua pihak dalam membantu mewujudkan UNBK secara mandiri ini. “Alhamdullilah saat simulasi UNBK kemarin di SMKN 5 Batam berjalan lancar. Dan nanti kita harapkan pada simulasi UNBK kedua, juga bisa berjalan lancar. Hanya saja repotnya adalah transportasi siswa cukup jauh dari pulau ke lokasi SMKN 5 Batam ini,” ucapnya. (men)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *